Puncaknya pengidap hoarding disorder akan mengalami kesulitan bersosialisasi), terganggu dalam perkerjaan dan hal lainnya. Situs psychiatry.org menjelaskan, penimbunan yang dilakukan pengidap hoarding disorder tidak sama dengan seseorang yang mengumpulkan barang-barang tertentu atau kolektor. Dalam beberapa kasus, pengidap hoarding disorder memiliki kekhawatiran akan memutuhkan barang di masa depan, sehingga tidak mau membuangnya. Dalam kasus lain, pengidap hoarding disorder menganggap barang yang ditimbunnya sangat berharga, memiliki nilai sentimental, sementara beberapa lainnya merasa nyaman dikelilingi benda-benda yang mereka timbun. Dijelaskan dalam situs mayoclinic.org pengidap gangguan hoarding disorder menimbun barang karena:Mereka meyakini barang-barang yang ditimbunnya bersifat unik dan dibutuhkan di masa depan.
Source: Koran Tempo October 03, 2021 09:00 UTC