Peringatan Asyura oleh pengikut syiah di bawah ancaman covid-19. REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Pengikut Syiah memperingati Hari Suci Asyura di bawah bayang-bayang pandemi virus Covid-19. Hari Asyura memperingati pembunuhan yang terjadi abad ketujuh pada Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad, dalam Pertempuran Karbala dengan tentara Khalifah Yazid. Namun, dengan adanya pandemi, Ulama Syiah Irak, Ayatollah Ali Al-Sistani, mendorong orang untuk memperingati duka dengan cara lain seperti menonton peringatan secara daring atau televisi dari rumah. Beberapa pria memotong dan memukuli kepala mereka sebagai lambang dengan tujuan mengingat rasa sakit yang dirasakan Imam Hussein.
Source: Republika August 30, 2020 02:15 UTC