Data deteksi kasus Covid-19 bisa jadi acuan pengambilan keputusan. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health, Griffith University Australia, Dr Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD mengatakan penguasaan data menjadi kunci menghindari terjadinya ledakan kasus Covid-19 setelah arus balik Idul Fitri 1442 Hijriah. Misalnya adanya program jangkauan ke rumah-rumah, penguatan sistem kesehatan (SDM, alat, obat dan lain-lain), menyiapkan mekanisme rujukan serta penguatan survailans genomic (di tingkat pusat). Sejauh ini penguasaan data masih berpegang kepada 3T yang sangat berguna untuk identifikasi awal Covid-19 sehingga dapat mencegah penyebaran. Pemerintah telah menetapkan swab antigen sebagai salah satu metode testing yang dapat digunakan.
Source: Republika May 14, 2021 13:07 UTC