REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) meminta pemerintah untuk lebih fokus pada upaya intensifikasi ketimbang langkah ekstensifikasi yang mengandalkan perluasan lahan. Ketua Umum APTRI, Soemitro Samadikun, mengatakan, yang paling dibutuhkan saat ini yakni peningkatan kualitas dan produksi tebu per hektare. Naikkan dulu produktivtas karena dengan itu kita bisa menekan biasa turunkan biaya produksi," kata Soemitro dalam webinar, Selasa (28/9). Sebagai gambaran, rata-rata produktivitas tebu di perkebunan milik Holding PTPN III berkisar 67 ton per hektare. Hal itu nantinya akan memicu upaya peningkatan efisiensi produksi gula sehingga produktivitas meningkat namun dengan biaya produksi yang lebih rendah.
Source: Republika September 28, 2021 06:00 UTC