penjual kartu perdana menginginkan kebijakan ditinjau kembali atau dihapuskan. Mereka menolak kebijakan pemerintah yang menerapkan pembatasan satu nomor induk kependudukan (NIK) hanya untuk tiga kartu perdana. Para pemilik dan pegawai konter pulsa ini mendatangi Balai Kota Sukabumi dengan membawa spanduk berisi protes terhadap kebijakan satu NIK untuk tiga kartu perdana. Peraturan tersebut dinilai akan mematikan aktivitas ekonomi para pedagang kartu perdana. Saat ini jumlah kartu perdana di seluruh Indonesia mencapai jutaan kartu dan bila dibatasi maka akan berdampak besar terhadap penjualan.
Source: Republika April 03, 2018 01:30 UTC