TEMPO.CO, Jakarta - Volvo ikut merasakan dampak pandemi Covid-19 yang melaporkan penjualannya turun 25,5 persen pada Mei meskipun beberapa negara telah melonggarkan pembatasan sosial. Di AS, penjualan pulih lebih cepat dari yang diharapkan karena semakin banyak negara melonggarkan pembatasan sosial, kata Volvo dalam pernyataan resmi, dikutip Minggu. Penjualan Volvo Cars di Eropa mencapai 14.965 unit pada Mei, turun 49,6 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Selama Mei, model SUV XC masih menjadi penopang penjualan Volvo. Recharge adalah merek dagang menyeluruh untuk semua model Volvo yang dapat diisi ulang dengan powertrain hibrida sepenuhnya listrik atau plug-in.
Source: Koran Tempo June 28, 2020 02:26 UTC