REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahasiswa sebagai kelompok generasi terdidik memiliki posisi strategis dalam menjadikan dirinya sebagai bagian dari perkembangan dan pertumbuhan generasi usia emas atau bonus demografi. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHAMKA Desvian Bandarsyah mengatakan, dalam menghadapi bonus demografi mahasiswa dapat menjalankan dan memaksimalkan perannya melalui upaya peningkatan kualitas dirinya. "Ini perlu dilakukan agar mereka menjadi generasi yang kuat dan memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat dan bangsa Indonesia di masa depan," katanya dalam keterangan persnya, Rabu (20/9). Apalagi saat ini Indonesia belum bisa menerima ide satu keluarga satu anak, atau memperketat aturan satu keluarga maksimal dua anak. Dengan memperkuat kemampuan dan skill bangsa ini diharapkan pertumbuhan yang tinggi memberi benefit bagi penguatan SDM Indonesia yang handal.
Source: Republika September 20, 2017 20:26 UTC