AP/Gretchen ErtlTEMPO.CO, KARAWANG - Penundaan migrasi siaran televisi dari analog ke digital telah membuat Indonesia masuk ke salah satu dari 2% negara di dunia yang belum melaksanakan migrasi ke televisi digital. Kita menjadi jauh tertinggal," kata Ketua Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) Eris Munandar. Penundaan tersebut membuat Indonesia mengalami kerugian ratusan triliun rupiah pertahun karena gagal memperoleh benefit dari migrasi analog ke digital. Guna mempercepat proses digitalisasi ini, Lembaga Penyelenggara Siaran (LPS) televisi digital yang tergabung dalam ATSDI menyatakan siap untuk melanjutkan uji coba siaran digital yang akan habis pada 15 Desember 2016 mendatang. UU Penyiaran yang baru diklaim pihak yang tidak setuju migrasi televisi analog ke digital sebagai satu-satunya dasar hukum televisi digital.
Source: Koran Tempo October 27, 2016 22:45 UTC