Media BBC menyebut Zhurid melatih mamalia laut itu untuk kebutuhan militer Angkatan laut Uni Soviet. Ketika pendanaan untuk proyek lumba-lumba pembunuh itu dihentikan--dan program ditransfer ke Angkatan Laut Ukraina--Zhurid membawa kawanan lumba-lumba nya ke dolphinarium pribadi di Semenanjung Crimea. Dailymail.co.ukJadilah Zhurid terpaksa menjual kawanan lumba-lumba kesayangannya itu--bersama juga walrus, singa laut, seekor paus beluga putih--ke sebuah osenarium di Iran yang, menurut BBC, para pelatih bisa melanjutkan risetnya di sana. Dia hanya mengatakan kepada Komsomolskaya Pravda, "Saya siap untuk bertemu Allah atau bahkan iblis sekalipun sepanjang hewan-hewan saya baik-baik saja." Hingga saat ini tak banyak yang tahu dengan apa yang terjadi dengan kawanan lumba-lumba itu di Teluk Persia sejak transaksi Maret 2000 itu.
Source: Koran Tempo January 20, 2020 11:15 UTC