Lebih dari 5.000 wanita dari Israel dan wilayah Palestina melakukan long march ke Yerusalem. dw.comTEMPO.CO, Jakarta - Ribuan perempuan Palestina dan Israel yang tergabung dalam gerakan Women Wage Peace mengadakan perjalanan wisata religi menapaki tepian Sungai Jordan, Tepi Barat. "Kami adalah wanita dari kanan dan kiri, Yahudi dan Arab, dan dari kota-kota pinggiran yang telah memutuskan bahwa kami akan menghentikan perang berikutnya," kata Marilyn dilansir dari Reuters. Women Wage Peace telah melakukan aksi damai sejak tahun 2014 sejak serangan militer selama 50 hari di Gaza yang menewaskan 2100 warga sipil Palestina. Setelah aksi damai yang dilakukan di Tepi Sungai Jordan, kedepannya para perempuan dari Israel dan Palestina ini akan melakukan aksi serupa di depan kediaman Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Source: Koran Tempo October 09, 2017 11:48 UTC