Kerajaaan Arab Saudi mengumumkan keputusan untuk memperbolehkan warga perempuannya untuk berpergian tanpa meminta izin atau tanpa ditemani mahramnya, menurut sejumlah media massa di kawasan Arab. Sejumlah perempuan Arab Saudi menyambut baik keputusan ini, dengan menyebutkan "sebagai kemenangan bagi seluruh perempuan Saudi." Respon perempuan SaudiPara pejuang hak-hak perempuan di Saudi telah melakukan kampanye untuk menentang aturan perlunya perempuan memiliki wali. Dari kasus Rahaf, terungkap puluhan perempuan Saudi telah meminta suaka di Australia dengan beberapa dilaporkan telah dihalangi-halangi masuk Australia. Seorang perempuan Arab Saudi berusia 23 tahun, Rawan (bukan nama sebenarnya), mengatakan pemerintahnya telah menawari beasiswa bagi para perempuan Saudi untuk kembali ke negaranya.
Source: Koran Tempo August 02, 2019 02:15 UTC