REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Dua bersaudara, Seham dan Ekhlas Bashir asal Sudan pulang dari sekolah dasar di Kairo ketika sekelompok remaja Mesir berkerumun di sekitar mereka. Mesir selama beberapa dekade telah menjadi tempat perlindungan bagi para migran Afrika sub-Sahara. Lebih dari setengahnya dari Sudan dan Sudan Selatan, tempat konflik yang terus-menerus menggusur puluhan ribu orang setiap tahun. Pada November, muncul kemarahan publik atas sebuah video yang beredar menunjukkan tiga remaja Mesir mengintimidasi seorang anak sekolah dari Sudan Selatan. Beberapa minggu kemudian, Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi menjamu Manuth di sebuah forum pemuda di tempat peristirahatan Sharm el-Sheikh di Mesir.
Source: Republika January 03, 2020 00:00 UTC