Saya memang tertarik pada program apa saja yang dilakukan di Gang Dolly pasca penutupan perdagangan kelamin di sana. Tiga pemuda tersebut ternyata sudah membuka pesantren Dolly sejak Dolly masih jaya. Dia sudah mau untuk sesekali mengajar karawitan di rumah saya. Gang Dolly, kata para pedagang di sana, kini tidak lagi ramai dan tidak sibuk dan tidak bising dan tidak riuh seperti dulu. Agar Dolly tidak kembali.
Source: Jawa Pos August 28, 2017 00:11 UTC