JawaPos.com - Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (Petir) meminta calon petahana Basuki Tjahaja Purnama berhenti mengomentari soal isi Alquran. Menurut Ketua Umum Petir, Budi Prawiro, tindakan Ahok-sapaan- Basuki menukil salah satu ayat Alquran terkait Pilgub DKI sangat tidak etis dan bisa memecah belah masyarakat. Sebelumnya, Ahok sempat berujar agar publik tidak menjadikan Alquran Surat Al-Maidah ayat 51 sebagai alasan untuk tidak memilih dirinya. Dijelaskan Budi, sebagai orang yang tidak menganut agama Islam, Ahok tidak boleh mengomentari ajaran dalam Al Qur'an. Sama seperti kalau orang Islam mengkritik ajaran Kristen atau kitab Injil, pasti orang-orang yang beragama Kristen juga akan tersinggung," ujar Budi.
Source: Jawa Pos October 01, 2016 04:52 UTC