JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) tercatat mengalami kerugian sekitar Rp 11 triliun pada semester I/2020. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan masa pandemi Covid-19 terutama saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) jadi penyebab utamanya turunnya kinerja perseroan ( rugi). Pada pada Januari 2020, Pertamina masih membukukan laba bersih positif 87 juta dollar AS. Baca juga: Hingga Juli 2020, Pertamina Sebut Kerugian Turun Jadi Rp 5,3 TriliunNamun memasuki 3 bulan selanjutnya, mulai mengalami kerugian bersih rata-rata 500 juta dollar AS per bulan. Untuk mengatasi kondisi ini, lanjut Fajriyah, manajemen Pertamina telah berhasil menjalankan strategi dari berbagai aspek baik operasional maupun finansial.
Source: Kompas August 30, 2020 03:39 UTC