JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mencatatkan laba bersih belum diaudit (unaudited) sepanjang 2016 sebesar 3,14 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 40,82 triliun (asumsi rupiah Rp 13.000 per dollar AS). Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, pencapaian tersebut terbesar sepanjang sejarah Pertamina. "Ini laba tertinggi Pertamina sepanjang sejarah," kata Wianda di Jakarta, Senin (13/2/2017). Untuk pendapatan unaudited sepanjang 2016 Pertamina, tercatat sebesar 36,45 miliar dollar AS. Laba operasi tercatat sebesar 6,17 miliar dollar AS dan EBITDA margin tercatat sebesar 21,72 persen.
Source: Kompas February 13, 2017 10:20 UTC