REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) memproyeksikan rasio cadangan migas atau reserve replacement ratio (RRR) tumbuh 200 sampai 400 persen per tahun untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Hal ini dilakukan karena Pertamina merupakan kepanjangan tangan pemerintah yang harus mengamankan energi nasional. Pertamina yang menurut undang-undang, satu-satunya yang harus menjaga ketahanan energi nasional, baik migas maupun geothermal,” kata Bambang di Jakarta, Kamis (18/8). Pertamina memproyeksikan pertumbuhan produksi migas 8 persen per tahun sepanjang 2015 sampai 2030. Pada periode 2010 sampai 2015, lanjut Bambang, performance produksi migas perseroan rata-rata tumbuh 6 persen per tahun dengan cadangan migas rata-rata meningkat 4,4 persen per tahun.
Source: Republika August 18, 2016 12:33 UTC