TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menanggapi video rekaman CCTV yang memperlihatkan penganiayaan petugas SPBU 74.902.38 oleh sejumlah orang di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar yang berkembang viral belakangan ini. Dalam video tersebut terlihat operator SPBU dianiaya oleh sejumlah orang tidak dikenal setelah sebelumnya ada konsumen yang diperingatkan untuk tidak merokok saat mengisi BBM di pom bensin. Sales Area Manager Sulseltra Probo Prasiddhayu hari ini menjenguk Fikram, operator SPBU yang menjadi korban penganiayaan tersebut di Rumah Sakit Wahidin. Saat itu ada seorang konsumen dalam keadaan terpengaruh alkohol ingin mengisi BBM jenis premium dengan menggunakan sepeda motor. Tak lama kemudian, konsumen tersebut datang bersama empat orang temannya dengan menggunakan dua unit sepeda motor membawa senjata tajam berupa parang dan langsung menganiaya semua operator SPBU.
Source: Koran Tempo January 17, 2021 10:07 UTC