REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Tercatat 11 warga Mulia terluka saat pertikaian antar kelompok terjadi Jumat (18/8). Dua diantara warga terluka terkena serpihan peluru. Dua warga sipil yang terkena peluru dan serpihannya masih anak anak yaitu Gision Yoman (3 th) terkena serpihan di kaki kiri dan Onal Telenggen (13 th) terkena luka dilengan kiri, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara, di Jayapura, Jumat (18/8). Kayu tersebut dijual Bongkar Telenggen kepada salah satu perusahaan di Mulia yakni PT Irwan sehingga Nutea Wenda melaporkannya ke Polres Puncak Jaya di Mulia. "Kemudian Iteki Tabuni (23 th) terkena serpihan peluru, Detenus Jikwa luka tembak, Yotinus Telenggen (30 th) luka panah, Itenus Tabuni (16 th) luka kena batu, Inungga Wonda (30 th) luka tembak," kata Kombes Kamal.
Source: Republika August 18, 2017 15:45 UTC