Foto: AP/Greg BakerTEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak naik tipis pada akhir perdagangan Jumat, karena melambatnya pertumbuhan ekonomi di Cina. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik tipis dua sen menjadi ditutup pada US$ 58,54 per barel. Namun kenaikan permintaan Cina, seperti terlihat pada angka hasil kilang, membantu mengimbangi data pertumbuhan ekonomi yang kurang positif. "Peningkatan kapasitas kilang Cina membentuk kembali aliran perdagangan produk olahan, sementara peningkatan produksi minyak mentah AS membentuk kembali aliran perdagangan minyak mentah," kata Olivier Jakob dari konsultan Petromatrix. Harga minyak mentah sempat naik pada Kamis lalu setelah Cina dan Amerika Serikat menandatangani perjanjian perdagangan Fase 1 mereka.
Source: Koran Tempo January 18, 2020 09:22 UTC