Kepala komunikasi Kromtech, Bob Diachenko, mengatakan, perusahaan tersebut menemukan data yang bisa diakses publik secara tidak sengaja menggunakan alat pencarian sederhana. Kromtech mengatakan bahwa data yang terpapar mencakup 1.800 cadangan database ABC Commercial, serta permintaan yang dikirim oleh produsen TV luar negeri ke ABC untuk melisensikan kontennya. Kebocoran data tak mengejutkanPelanggaran data pribadi yang disimpan oleh perusahaan atau pemerintahan semakin umum, dan undang-undang yang baru-baru ini yang diberlakukan di Australia memaksa beberapa organisasi untuk melaporkannya. Foto layar dari layanan penyimpanan yang berisi data ABC yang bisa diakses secara publik, yang ditemukan oleh perusahaan Ukraina ‘Kromtech’. Supplied: Bob DiachenkoLaporan tersebut juga memeringatkan adanya paparan data yang tidak disengaja via Amazon S3, yang terjadi pada ABC Commercial.
Source: Koran Tempo November 17, 2017 09:56 UTC