JAKARTA, KOMPAS.com - Pengasuh Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin atau Gus Nuril mengatakan, negara harus hadir melindungi seluruh warganya. "Perlu ada penegasan bahwa negara meresmikan enam agama. Maka sesuai dasar Pancasila, pengikut enam agama tidak boleh dikafirkan dan negara harus hadir kepada semua agama," ujar Gus Nuril saat menghadiri acara Ngaji Kebangsaan dan Peringatan HUT ke-44 PDI-P di Kantor DPP PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (21/1/2017). Ia menilai bahwa pihak yang menuding warga lain dengan sebutan kafir tidak sejalan dengan Pancasila sebab menjatuhkan martabat kemanusiaannya. Oleh karena itu, negara perlu menunjukkan sikap tegas.
Source: Kompas January 21, 2017 16:06 UTC