Pria kelahiran Jombang,Jawa Timur, itu mengatakan, penyebaran virus corona baru tak bisa dianggap remeh. Bersikap seperti biasa, tapi waspada," kata Haidir saat diwawancarai Kompas.com melalui aplikasi pesan instan Facebook, Minggu (29/3/2020). Baca juga: Kronologi Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan, Hasil Diketahui Setelah 10 Hari MeninggalHaidir berada di Italia sejak September 2018. Ia menetap di Kota Milan karena menempuh studi master jurusan mechanical engineering, di Politecnico di Milano. Haidir mengatakan, tingginya kasus positif Covid-19 di Italia karena masyarakat tak mendengarkan arahan pemerintah.
Source: Kompas March 30, 2020 00:45 UTC