Perusahaan startup asal Seattle, Wahsington, AS itu saat ini sedang mengembangkan pesawat bertenaga listrik yang menggabungkan daya baterai dengan generator konvensional (hybrid). Didukung oleh pabrikan pesawat Boeing dan maskapai AS, JetBlue, Zunum menargetkan pesawat listrik pertama buatannya akan diluncurkan pada 2020 nanti. Pesawat bertenaga listrik tersebut diklaim Zunum bisa mengurangi emisi gas buang dan kebisingan hingga 80 persen dibandingkan pesawat jet konvensional saat ini. Selain Zunum, maskapai Eropa, Easyjet juga berencana meluncurkan layanan pesawat bertenaga listrik pada 2027, atau 10 tahun dari sekarang. Perbandingannya, jika pesawat konvensional bisa terbang ribuan mil sebelum membutuhkan isi ulang bahan bakar, maka pesawat bertenaga listrik hanya bisa terbang sebentar saja sebelum baterainya kehabisan setrum.
Source: Kompas October 09, 2017 05:00 UTC