Menurut Azrul pernyataan tersebut akan berdampak buruk pada keberadaan Starbucks di Indonesia. "Indonesia merupakan negara yang berketuhanan dan pancasilais yang mayoritas penduduknya membenci pelaku LGBT dan melarang atau melaknat pernikahan sejenis. Azrul juga menyampaikan alasan atau faktor lain yang bisa membuat Starbucks bangkrut terutama di Indonesia. Jika ini terjadi, bisa dipastikan Starbucks akan bangkrut dan hengkang dari Indonesia. "Ini kesempatan baik bagi pengusaha muslim Indonesia untuk menyiapkan diri menjadi pengganti Starbucks," tutup Azrul, sambil mengajak umat Islam Indonesia untuk mencintai produk dalam negeri.
Source: Jawa Pos July 01, 2017 11:03 UTC