Di antara semua mimpi akan perdamaian dunia itu, Indonesia terselip di sudut memori Ali. Ali pertama kali menjejakkan kaki di Indonesia pada Oktober 1973 untuk menghadapi petinju Belanda, Lubbers. Deretan penghargaan itu tersimpan di Ali Center, gedung seluas hampir 9.000 meter persegi, yang menjulang megah setinggi enam lantai di jantung Louisville, Kentucky, kota kelahirannya. Mandatory Credit: Action Images / MSI/File PhotoTEMPO.CO, Jakarta - Indonesia memiliki tempat tersendiri di benak Muhammad Ali. Parkinson, penyakit yang menyerang sistem saraf sentral, tidak menghalangi minatnya untuk mengikuti perkembangan di Indonesia.
Source: Koran Tempo June 04, 2016 23:48 UTC