ADVERTISEMENTPer 3 Agustus lalu, FDA mencatat sudah ada 61 insiden terjadi terkait busa rontok dalam mesin ventilator itu. Sembari, Philips menambahkan, mengalihkan seluruh kapasitas produksi alat untuk pasien baru ke upaya perbaikan dan penggantian alat yang sudah beredar. Sebulan berlalu setelah keputusan recall itu, para pengguna ventilator buatan Philips masih kebingungan apa yang harus dilakukannya. Tischer akhirnya mendapatkan penggantian alat ventilator BiPAP yang selama ini digunakan menemani tidur malamnya, tapi yang lain mungkin tidak seberuntung dirinya. Kecewa dengan sosialisasi yang dilakukan, Wong menyebar hashtag #SuckYouPhilips di akun media sosialnya untuk menghimpun keluhan dari para pengguna ventilator Philips lainnya.
Source: Koran Tempo August 09, 2021 00:33 UTC