Tak hanya warga kampung tempat tinggal Wirdjo dan desa-desa sekitarnya, rasa takut juga terasa seantero kota Banyuwangi kala itu. Cukup maklum, bila Wirdjo yang saat itu berusia 35 tahun mampu memberikan teror psikis bagi warga setempat. Setelah kejadian berdarah itu, Sutedjo menjadi orang yang paling sibuk. Kengerian terhadap aksi Wirdjo pun masih tergambar meski dia sudah ditemukan tewas gantung diri. Dibantu tujuh orang penggali kubur, Wirdjo pun akhirnya dimakamkan di kuburan keluarga di tengah makam kedua orang tuanya.
Source: Jawa Pos August 14, 2017 19:18 UTC