JawaPos.com – DPRD Kabupaten Tasikmalaya akan memfasilifasi dialog antara pemerintah, kalangan ormas Islam, ulama, tokoh masyarakat, MUI, pelaku pendidikan formal dan diniyah, terkait Program Tambahan Jam Pelajaran (TJP) dan Full Day School (FDS). Menurutnya, harus dibicarakan bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat terkait dalam kebijakan TJP ini. ”Wajar karena para ulama dan kiai di pesantren ini adalah pembina pendidikan di masyarakat langsung,” paparnya. ”Itu bukan wilayah saya, itu ditataran teknis Dinas Terkait (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Red),” ungkap Uu. Mending di sekolah.
Source: Jawa Pos August 20, 2017 06:22 UTC