REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto membantah informasi yang menyebut pastor gereja Katolik Stasi Santo Yosep terluka parah. "Itu semua tidak benar, pastor masih sehat," kata Mardiaz. Kabar mengenai bom yang meledak di gereja tersebut pun ikut dibantah. Selain itu, pelaku juga melakukan penyerangan terhadap pastor yang sedang berkhotbah di gereja tersebut. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, pastor yang menjadi korban penyerangan itu, yakni Albert S Pandingan (60).
Source: Republika August 28, 2016 05:48 UTC