Setelah digeledah, delapan truk itu bermuatan kain dan lelong (pakaian bekas) dari negeri jiran. Warga Sanggau Ledo, Bengkayang itu mengangkut kain asal Malaysia yang dimuat secara berantai. Awalnya kain tersebut diangkut menggunakan truk di wilayah Malaysia. Sesampainya di perbatasa antarnegara, muatan kain dipindahkan ke truk yang disopirinya untuk dibawa ke wilayah Kabupaten Sambas. Namun memasuki wilayah Sambas, kami dicegat kemudian dibawa ke Mapolres Bengkayang,” ujar Eko yang enggan menyebutkan nama pemilik barang yang diangkutnya.
Source: Jawa Pos August 06, 2017 16:30 UTC