REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Polisi Prancis melumpuhkan dua orang bersenjata pisau, yang menyandera sejumlah orang di gereja di Prancis utara pada Selasa, kata polisi. Sumber polisi mengatakan bahwa salah satu sandera dibunuh dengan pisau dalam serangan di kota Saint-Etienne-du-Rouvray, Normandia, selatan Rouen. Para sandera termasuk seorang pendeta, dua biarawati dan dua jamaah, kata BFM TV. Gambar siaran langsung di televisi menunjukkan polisi telah memblokir jalan di sekitar gereja dan paramedis terlihat mengeluarkan tandu dari ambulans. Di Prancis, serangan Normandia terjadi 12 hari setelah seorang warga Tunisia berusia 31 tahun menewaskan 84 orang di Kota Nice, Riviera, Prancis, ketika membajak truk barang berat dan mengarahkannya ke kerumunan.
Source: Republika July 26, 2016 19:41 UTC