JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengkampanyekan agar publik dapat memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden serta calon legislatif yang mempunyai integritas dan jujur. Pengamat hukum dari Universitas Trisakti Abdul Fikchar Hadjar menilai, saat ini sulit untuk mencari politisi yang mempunyai integritas dan jujur. Oleh politisi sudah seperti udara untuk bernapas, politik biaya tinggi ini menyebabkan sebagian besar politisi menutupi kebutuhan biayanya dilakukan dengan cara yang tidak jujur. Menurut dia, para pemilih harus bersikap jujur dengan cara menolak setiap bujukan atau pemberian uang lserangan fajar dan tidak memilih calon pemimpin yang menggunakan politik uang. Yang terpenting, KPK juga mengajak kami semua memilih calon yang jujur, memenuhi janji-janji kampanye dengan setulusnya,” jelas Basaria, Sabtu (30/3).
Source: Jawa Pos April 03, 2019 06:00 UTC