Politik Perempuan Bukan Hanya Saat Pemilu - News Summed Up

Politik Perempuan Bukan Hanya Saat Pemilu


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan, keterlibatan perempuan dalam politik akan mampu membangun pendekatan-pendekatan kebijakan yang lebih humanis, sehingga melibatkan perempuan dalam politik merupakan investasi untuk mengawal masa depan bangsa ke arah yang lebih baik. "Tidak dapat dipungkiri, peluang dan kesempatan perempuan masih terbelenggu dalam sistem budaya dan adat yang belum sepenuhnya dapat menerima kehadiran dan partisipasi penuh perempuan dalam berbagai bidang, salah satunya bidang politik," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam webinar bertajuk "Dukung Perempuan dalam Pemilu 2024", di Jakarta, Rabu (7/2/2024) (Republika co.id, 8/2/2024). Partisipasi Politik Perempuan Hanya Saat Pemilu Adalah Pandangan SempitAnjuran untuk pemerintah meningkatkan ruang representasi dan partisipasi politik perempuan hanya saat pemilu adalah pandangan sangat sempit. Data MPR.go.id, 17/3/2023, berdasarkan hasil Pemilu 2019, keterwakilan perempuan di Lembaga Legislatif Nasional (DPR-RI) berada pada angka 20,8% atau 120 anggota legislatif perempuan dari 575 anggota DPR RI. Syarat keterwakilan 30% perempuan di parlemen atau kepengurusan parpol sebetulnya sudah membuktikan bahwa perempuan sudah terbelenggu hak-haknya.


Source: Republika February 13, 2024 17:27 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */