MEMPAWAH, KOMPAS - Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar pasokan listrik di setiap daerah dapat terjamin supaya investor bisa berinvestasi dan membuka lapangan kerja. Saat ini PLTG Bergerak Pontianak dioperasikan menggunakan minyak bakar (marine fuel oil/MFO) karena belum mendapat pasokan gas. Delapan PLTG bergerak tersebut adalah PLTG Pontianak berdaya 4 x 25 MW, Jeranjang-Lombok (Nusa Tenggara Barat) berdaya 2 x 25 MW, Air Anyir-Bangka (Bangka Belitung) berdaya 2 x 25 MW, Suge-Belitung (Babel) berdaya 1 x 25 MW, Tarahan (Lampung) berdaya 4 x 25 MW, Nias (Sumatera Utara) berdaya 1 x 25 MW, Paya Pasir-Medan (Sumut) berdaya 3 x 25 MW, dan Balai Pungut (Riau) berdaya 3 x 25 MW. Operasional tujuh PLTG bergerak lainnya juga untuk memenuhi kebutuhan daerah yang selama ini defisit pasokan listrik. PLTG bergerak dipilih karena berbahan bakar gas yang efisien dan bisa dipindahkan ke daerah lain begitu pembangkit listrik berkapasitas lebih besar selesai dibangun.
Source: Kompas March 19, 2017 13:41 UTC