JawaPos.com - Para kepala daerah diminta lebih pintar mengelola keuangan daerah. Tujuannya, mengurangi besarnya kas daerah yang lama ngendon di Bank Pembangunan Daerah (BPD). Saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah di Istana Negara kemarin (24/10), Presiden Joko Widodo mengkritik tingginya persentase dana daerah yang parkir di BPD. Dia memerinci, realisasi pendapatan daerah selama September 2017 lebih tinggi daripada realisasi belanja daerah pada September 2017. ”Sementara itu, realisasi belanja daerah selama September 2017 hanya Rp73,3 triliun atau lebih rendah daripada realisasi belanja daerah pada Agustus ini yang sebesar Rp74,25 triliun,” ujarnya kemarin.
Source: Jawa Pos October 25, 2017 16:07 UTC