Hal ini menjadi salah satu arah strategis yang diajukan Presiden Joko Widodo dalam Presidensi G20 ini.Menurut Perry, pemerintah terus melakukan kebijakan yang mendukung pembiayaan hijau dengan hilirisasi, stimulus kebijakan pembiayaan hijau, kebijakan fiskal, hingga makroprudential keuangan hijau. Yang terpenting, katanya, pengembangan sekuritas pembiayaan sektor keuangan yang hijau melalui forum pendalaman sektor keuangan, forum koordinasi lebih luas seperti G20 ini. "Kami di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus mendiskusikan struktur keuangan yang mendukung pembiayaan hijau," ujar Perry.Perry menyatakan, beberapa negara yang sudah komit dengan pembiayaan hijau juga dengan Indonesia adalah Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Indonesia dalam Presidensi G20 ini kata Sri Mulyani, memiliki posisi yang strategis, lantaran memiliki berbagai potensi sumber daya renewable. Itulah sebabnya, sangat jelas disuarakan Presiden bahwa transisi energi hijau juga akan menjadi fokus Indonesia dalam Presidensi G20 hingga 2022.
Source: Media Indonesia December 10, 2021 22:53 UTC