Prihatin Rohingya, Inggris Tunda Latihan Militer dengan Myanmar - News Summed Up

Prihatin Rohingya, Inggris Tunda Latihan Militer dengan Myanmar


Prihatin Rohingya, Inggris Tunda Latihan Militer dengan MyanmarPengungsi Rohingya setelah menyeberangi Sungai Naf yang memisahkan Myanmar dan Bangladesh, saat desa-desa dibakar di latar belakang. TEMPO.CO, Jakarta - Inggris telah menunda program pelatihan untuk militer Myanmar karena kekerasan yang terjadi pada etnis minoritas Rohingya di negara bagian Rakhine. Pemantau HAM dan warga etnis Rohingya yang melarikan diri dari desanya menyatakan militer Myanmar dan ekstremis Budha Rakhine telah melakukan operasi pembakaran di desa – desa etnis Rohingya. Operasi ini diduga bertujuan untuk mengusir penduduk muslim dari Myanmar. Menurut laporan PBB, lebih dari separuh pengungsi etnis Rohingya di Bangladesh merupakan anak-anak.


Source: Koran Tempo September 20, 2017 08:03 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */