Pengiriman setelah kudeta militer kemungkinan bagian dari sistem pengawasan pantaiREPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Produsen senjata yang saham mayoritasnya dimiliki pemerintah India, Bharat Electronics Limited (BEL), memasok teknologi radar kepada rezim kudeta Myanmar. Berdasarkan laporan Justice for Myanmar (JFM), Senin, kelompok aktivis tersebut menemukan setidaknya tujuh pengiriman ke Myanmar, kebanyakan merupakan komponen radar. Menurut JFM, pengiriman setelah kudeta militer tersebut kemungkinan bagian dari sistem pengawasan pantai yang dirancang BEL untuk militer Myanmar. Juru Bicara JFM Yadanar Maung menyayangkan tindakan BEL yang memprioritaskan Myanmar sebagai pasar luar negeri. “Pemerintah India memberikan legitimasi kepada junta melalui bisnis BEL di Myanmar, memungkinkan kampanye teror nasional terhadap warga Myanmar,” ungkap Yadanar dalam keterangannya, Senin.
Source: Republika June 14, 2021 13:41 UTC