Jakarta Pertamina Energi pun memulai pertandingan dengan langsung menyerang pertahanan dari Bandung Bank BJB Pakuan hingga meninggalkan poin 15-9. Pada set ketiga atau set penentu bagi Jakarta Pertamina Energi, BJB kesulitan mengembangkan permainan, bahkan provokasi dari penonton tuan rumah pun membuat bjb tertinggal 10-16, meski mampu mengejar dan menyamai skor menjadi 22-22. Pelatih Jakarta Pertamina Energi, Muhammad Ansori, mengaku menang di babak pertama adalah kunci menuju final four. Mampu menaklukkan Bandung Bank BJB Pakuan sendiri sesuai dengan prediksi, hal ini karena dari awal kepercayaan diri anak asuhnya cukup bagus, meski memang beberapa kali banyak melakukan error. Dan mungkin yang lebih kelihatan disini Jakarta Pertamina Energi dan PGN Popsivo ya.”
Source: Koran Tempo December 07, 2018 12:22 UTC