REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai prospek pasar saham Indonesia cukup baik pada 2024 meskipun ada tantangan ketidakpastian global. Selain prospek pasar saham yang diperkirakan cukup baik tahun depan, Rully memproyeksikan pasar obligasi juga cukup baik, dengan ekspektasi penurunan suku bunga. Sementara itu Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-7 Days Reverse Repo Rate/BI7DDR) pada 2024, karena kondisi global masih bergejolak dan ketidakpastian masih tinggi. Saat ini bunga acuan bank sentral berada di level 6,00 persen, setelah dinaikkan pada Oktober 2023 untuk menjaga rupiah yang sempat mengalami tekanan. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan laba bersih dapat mencapai senilai Rp 259,44 miliar pada 2024, dengan laba sebelum pajak ditargetkan senilai Rp 316,44 miliar.
Source: Republika December 12, 2023 12:00 UTC