Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulteng ini pun mendesak proyek itu dituntaskan sehingga kesulitan masyarakat akan air bersih di ketiga wilayah yang kin dikenal dengan singkatan Pasigala itu dapat segera teratasi. Sehingga jika SPAM Pasigala tersebut normal maka masyarakat bakal tidak kesulitan lagi dengan kebutuhan air bersih. Mega proyek SPAM Pasigala dibangun melalui perjanjian kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota Nomor 24/NKB/D/2014, tertanggal 17 Desember 2014. Dalam perjanjian disebutkan SPAM Regional Pasigala (Palu, Sigi, Donggala) akan difungsikan pada tahun 2016, melalui pemanfaatan sumber air baku Sungai Saluki. “Mega proyek Pasigala ini telah menghabiskan anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD sebesar Rp 500 miliar lebih,” tutup Masykur.
Source: Suara Pembaruan November 30, 2018 09:11 UTC