“Bioetanol ini diarahkan untuk mengurangi impor BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional. Selain itu, proyek ini juga sejalan dengan agenda hilirisasi dan transisi energi yang tengah didorong pemerintah,” ujar Agung di Banyuwangi, Jumat (6/2/2026). Molase dari Pabrik Gula Glenmore diproses di pabrik bioetanol untuk menghasilkan produk yang kemudian dikirim ke terminal BBM Pertamina sebelum didistribusikan ke SPBU. Pabrik bioetanol Glenmore berdiri di atas lahan seluas 10 hektare dengan kapasitas produksi 30.000 kiloliter (KL) per tahun. Berdasarkan perhitungan perusahaan, pemanfaatan bioetanol Glenmore berpotensi menekan impor BBM hingga 13,9 juta dolar AS per tahun.
Source: Republika February 06, 2026 14:27 UTC