JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) Dadang Asikin memperkirakan, pembangunan infrastruktur akan meningkatkan konsumsi baja nasional Indonesia hingga mencapai 27 juta ton pada 2020. Dia menerangkan, salah satu pembangunan infrastruktur tersebut adalah pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt yang tengah gencar dilakukan pemerintah. Menurut data Badan Pusat Statistik, produksi baja nasional baru bisa mencukupi 60 persen kebutuhan nasional, sehingga 40 persen sisanya harus impor. Dadang mengatakan, untuk meningkatkan produksi baja nasional, salah satu caranya adalah mengurangi biaya produksi baja. "Selain itu ongkos logistik juga harus ditekan agar industri baja nasional memiliki daya saing," jelas Dadang.
Source: Kompas October 11, 2016 16:18 UTC