REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terdapat empat opsi dalam proyek revitalisasi Jalur Kereta Api Lintas Utara Jawa atau KA Semicepat Jakarta-Surabaya berdasarkan kajian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (Jica). Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri usai ramah tamah mengatakan keputusan terkait opsi tersebut akan dilakukan pada Maret 2018. Zulfikri mengatakan pihak Jepang menginginkan membangun jalur baru agar operasional kereta yang sudah ada tidak terganggu dengan adanya pengerjaan revitalisasi KA Jakarta-Surabaya. Zulfikri mengaku mengarah ke opsi kedua dan ketiga karena pengerjaan bisa lebih cepat, meski akan ada potensi pembengkakan nilai investasi. "Kalau ditambah dengan jalur baru tapi hanya sementara dan dihilangkan, lebih mahal lagi," katanya.
Source: Republika December 08, 2017 21:11 UTC