Pasca-pengumuman 2 WNI terinveksi virus Corona, warga memburu sejumlah swalayan di Jakarta dan memborong kebutuhan pokok. TEMPO/Muhammad HidayatTEMPO.CO, Jakarta - Psikolog Intan Erlita mengatakan kepanikan masyarakat akan virus corona terjadi lantaran tidak menyangka jika wabah tersebut masuk Indonesia. Menurut Intan, serangan panik dapat menular dengan mudah, apalagi jika diterpa dengan pemberitaan mengenai virus corona secara terus-menerus. Menular dalam tanda kutip, panik sosial itu menular karena sebelumnya sudah nonton berita, negara tetangga kena virus corona, terus nimbun makanan. Hal ini menimbulkan persepsi jika wabah virus corona sangat berbahaya.
Source: Koran Tempo March 04, 2020 01:41 UTC