Puasa Syawal Enam Hari, Lebih Utama Berturut-turut atau tidak? - News Summed Up

Puasa Syawal Enam Hari, Lebih Utama Berturut-turut atau tidak?


REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Puasa sunnah enam hari di bulan Syawal menjadi salah satu amalan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW setelah Ramadhan. Dalam sejumlah hadis riwayat Imam Abu Dawud dan Ibnu Majah, disebutkan bahwa keutamaan puasa ini setara dengan berpuasa selama satu tahun. Para ulama pun menjelaskan tata cara pelaksanaannya, termasuk anjuran untuk mengerjakannya secara berturut-turut sejak awal Syawal, meski tetap memberi kelonggaran bagi umat Islam sesuai kemampuan. Hadis yang diriwayatkan Abu Abdullah Muhammad bin Yazid bin Abdullah bin Majah Al Quzwaini (Ibnu Majah) dan Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy'ats As-Sijistani (Abu Dawud) menjelaskan tentang adanya puasa sunnah enam hari pada bulan Syawal. (HR Ibnu Majah)Pengasuh Rumah Fiqih, Ustadz Ahmad Sarwat Lc dalam pada laman Rumah Fiqih menjelaskan pendapat Asy-Syafi'iyah dan sebagian Al-Hanabilah terkait puasa enam hari pada bulan Syawal.


Source: Republika March 30, 2026 18:19 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */