REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Ibadah Sunnah ini memiliki keutamaan besar, yakni pahala seperti berpuasa selama satu tahun penuh. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِArtinya: "Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun." Puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai 2 Syawal hingga akhir bulan. Digabung dengan hari tertentu (misalnya Ayyamul Bidh)Puasa Syawal juga bisa dilakukan bersamaan dengan puasa sunnah lain, seperti Ayyamul Bidh (tanggal 13-15 Hijriah).
Source: Republika March 26, 2026 19:44 UTC