Preferensi publik menentukan calon kepala daerah yang akan dipilih pada Pilkada 2017 mulai bergeser, dari motif primordialisme menjadi lebih rasional. Kini, publik mulai menempatkan rekam jejak atau prestasi yang baik sebagai aspek penting bagi sosok yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Jajak pendapat Kompas, pekan lalu, mengungkapkan, hampir semua responden (95,7 persen) memilih kriteria calon kepala daerah yang memiliki rekam jejak/prestasi baik. Dari penilaian ”penting” ini, 31,4 persen mengakui aspek rekam jejak sangat penting, dan 64,3 menjawab penting. Kriteria kesamaan agama yang selama ini mendominasi preferensi publik menentukan pilihan calon kepala daerah, dalam jajak pendapat ini terlihat mulai lemah pengaruhnya.
Source: Kompas October 11, 2016 02:03 UTC