Jemariku menarimemainkan pensilmenggoreskannya dengan pastidi atas lembaran kertas putihLarik-larik tulisancorat-coret sketsamemenuhi lembarannyamenghiasi setiap sudutnyaBuku Ayah | Ilustrasi | Foto : koleksi pribadiDari buku "Ayah" yang kubacakutuangkan isi cerita di atasnyaada kepiluan menyerangada kebanggaan yang membentangDalam buku harian literasi ini,kutulis semua isi hatitentang buku, tentang dia, tentang kamujuga tentang kalianKembali jemariku menari,memainkan pensil yang telah kurautkugores terus catatan literasisebagai catatan kenanganMari kawan,kita rangkai tulisan kitasebagai buku kenangan di masa depanhingga waktu yang memisahkan,menjadi waktu yang mempertemukanSalam Literasi! Lihat Puisi SelengkapnyaBeri Komentar Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE KIRIM Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar! Lihat Semua Komentar (1)
Source: Jawa Pos December 13, 2022 04:05 UTC